Kita tentu sering membaca artikel dalam sebuah media massa. Artikel yang Anda baca tersebut kadang berbentuk iklan, reportase lalu lintas selama lebaran, laporan jurnalistik perkembangan politik, ataupun kejadian kecelakaan di jalan. Nah artikel-artikel tersebut dapat disebut dengan wacana.
Tentu Anda bertanya, apakah yang dimaksud dengan wacana?
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2008), wacana adalah satuan bahasa terlengkap yang direalisasikan dalam bentuk karangan atau laporan utuh, seperti novel, buku, artikel, pidato atau khotbah. Sementara itu, wacana juga dapat diartikan sebagai sebuah tulisan yang teratur menurut urut-urutan yang semestinya atau logis. Ragam wacana:
1. Wacana argumentasi
2. Wacana eksposisi
3. Wacana persuasi
4. Wacana deskripsi
5. Wacana narasi
Wacana argumentasi adalah wacana yang bertujuan mempengaruhi pembaca agar dapat menerima ide, pendapat, atau pernyataan yang dikemukakan penulisnya. Untuk memperkuat ide atau pendapatnya, penulis wacana argumentasi menyertakan data-data pendukung. Tujuannya, pembaca menjadi yakin atas kebenaran yang disampaikan penulis.
Dalam wacana argumentasi, biasanya ditemukan beberapa ciri yang mudah dikenal. Cirri-ciri tersebut misalnya :
1. Ada pernyataan, ide, atau pendapat yang dikemukakan penulisnya
2. Ada alasan, data, atau fakta yang mendukung
3. Pembenaran berdasarkan data dan fakta yang disampaikan.
Wacana Eksposisi adalah salah satu bentuk tulisan atau retorika yang berusaha menerangkan dan menguraikan suatu pokok pikiran yang dapat memperluas pandangan atau pengetahuan seseorang yang membaca uraian tersebut. mempergunakan gaya yang bersifat informasi. Gaya ini hanya berusaha untuk menguraikan sejelas-jelasnya objeknya, sehingga pembaca dapat menangkap apa yang dimaksud oleh penulis. Eksposisi ditulis dalam bahasa berita.
Wacana persuasi adalah wacana yang berisi imbauan atau ajakan kepada orang lain untuk melakukan sesuatu seperti yang diharapkan oleh penulisnya.
Wacana deskripsi adalah wacana yang menggambarkan sesuatu dengan jelas dan terperinci. Wacana deskripsi bertujuan melukiskan atau memberikan gambaran terhadap sesuatu dengan sejelas-jelasnya sehingga pembaca seolah-olah dapat melihat, mendengar, membaca atau merasakan hal yang dideskripsikan. Oleh sebab itu deskripsi yang baik adalah deskripsi yang dilengkapi dengan hal-hal yang dapat merangsang panca indra.
Wacana Narasi adalah salah satu jenis wacana yang menceritakan / mengisahkan sesuatu peristiwa secara berurutan berdasarkan urutan kejadiannya. Dengan demikian wacana jenis ini tidak bermaksud untuk mempengaruhi seseorang melainkan hanya menceritakan sesuatu kejadian yang telah disaksikan, dialamin dan didengar oleh pengarang (penulisnya). Narasi dapat bersifat fakta atau fiksi (cerita rekaan). Narasi yang bersifat fakta, antara lain biografi dan autobiografi, sedangkan yang berupa fiksi diantaranya cerpen dan novel.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar