Jumat, 27 Desember 2013

KEMATIAN

Kematian adalah sebuah misteri. Siapapun manusia di dunia, tidak akan tahu kapan kematian datang menjemput.

Kematian datang tanpa diundang
Kematian datang tanpa pemberitahuan
Karena kematian itu rahasia Tuhan.

Wahai diri
Sudah siapkah menemui kematian?

Tuhan....
Ketika daftar list kematian telah terpampang
Diri ini masuk urutan berapa?
Tuhan....
Ketika Kau telah memberi kepastian
”bahwa segala sesuatu yang hidup pasti akan mati”
Mungkinkah kau memberitahukan ketika ajal akan datang
agar kami dapat bersiap diri untuk hadapi kematian

Dan akhirnya kami merenung....
memikirkan tentang dosa
memikirkan tentang amal ibadah
memikirkan datangnya kematian
yang pasti akan datang


hidup selalu menghadirkan 2 sisi yang tidak dapat terelakkan, yaitu kesedihan & kebahagiaan. 2 sisi itu Allah hadirkan sebagai bagian dari fase kehidupan.
kesedihan yang terkadang membuat hidup tak nyaman, juga bahagia yang tak selalu menjadi kawan. inti dari fase kehidupan itu adalah pendakian hidup yang senantiasa bermuara pada moment tak terbantahkan : KEMATIAN
Kematian dilukiskan bak antrian dalam wawancara sebuah pekerjaan. ia seolah hanya tinggal menunggu panggilan, sesuai urutan.
saat malaikat Zabaniyah datang tanpa undangan, jiwa dan raga pun tercabik, tertarik, tercekik, tiada kawan, hanya Tuhan sebagai sumber pertolongan.

Semua orang meyakini bahwa kematian itu pasti. Perbedaannya hanya soal waktu. Jika hari ini kita menyaksikan orang lain menghembuskan nafas terakhir, maka suatu saat nanti (cepat atau lambat) kita pun akan mengalami hal yang sama. Umur yang setiap hari kita hitung semakin bertambah nyatanya palsu. Karena ibarat bom waktu, detik demi detik yang kita jalani ternyata semakin mendekatkan kita pada liang kubur. Maka, ulang tahun yang selalu dirayakan dengan kegembiraan harusnya diperingati dengan kesedihan dan instropeksi diri (tazkirah) karena semakin berkurangnya jatah hidup di dunia ini.

"katakanlah, sesungguhnya kematian yang kamu lari daripada-Nya, pasti akan menemui kamu. kemudian kamu akan dikembalikan kepada Allah Yang Maha Mengetahui, yang ghaib dan yang nyata lalu dia berikan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan" (QS.AL-JUMUAH;8)

cermin dahsyatnya kematian seharusnya menjadi bahan renungan untuk setiap insan. betapa kita benar-benar putus harapan saat kematian ada di hadapan. kekayaan, jabatan, pasangan hidup, dan segala hasrat keduniawian sirna saat panggilan itu menimpa kita secara tiba-tiba .

SEMUA YANG BERNYAWA AKAN MERASAKAN MATI !

Hikayat Hang Tuah

                                                 Hikayat Hang Tuah
        Pada suatu ketika ada seorang pemuda yang bernama Hang Tuah, anak Hang Mahmud. Mereka bertempat tinggal di Sungai Duyung. Pada saat itu, semua orang di Sungai Duyung mendengar kabar teng Raja Bintan yang baik dan sopan kepada semua rakyatnya.Ketika Hang Mahmud mendengar kabar itu, Hang Mahmud berkata kepada istrinya yang bernama Dang Merdu,"Ayo kita pergi ke Bintan, negri yang besar itu, apalagi kita ini orang yang yang miskin. Lebih baik kita pergi ke Bintan agar lebih mudah mencari pekerjaan."Lalu pada malam harinya, Hang Mahmud bermimpi turun dari langit. Cahayanya penuh di atas kepala Hang Tuah.

        Hang Mahmudpun terbangun dan mengangkat anaknya serta menciumnya. Seluruh tubuh Hang Tuah berbau seperti wangi-wangian. Siang harinya, Hang Mahmud pun menceritakan mimpinya kepada istri dan anaknya. Setelah mendengar kata suaminya, Dang Merdu pun langsung memandikan dan melulurkan anaknya.Setelah itu, ia memberikan anaknya itu kain,baju, dan ikat kepala serba putih. Lalu Dang Merdu member makan Hang Tuah nasi kunyit dan telur ayam, ibunya juga memanggil para pemuka agama untuk mendoakan selamatan untuk Hang Tuah. Setelah selesai dipeluknyalah anaknya itu.Lalu kata Hang Mahmud kepada istrinya,"Adapun anak kita ini kita jaga baik-baik, jangan diberi main jauh-jauh."Keesokan harinya, seperti biasa Hang Tuah membelah kayu untuk persediaan.

        Lalu ada pemberontak yang datang ke tengah pasar, banyak orang yang mati dan luka-luka. Orang-orang pemilik took meninggalkan tokonya dan melarikan diri ke kampong. Gemparlah negri Bintan itu dan terjadi kekacauan dimana-mana. Ada seorang yang sedang melarikan diri berkata kepada Hang Tuah," Hai, Hang Tuah, hendak matikah kau tidak mau masuk ke kampung.?"Maka kata Hang Tuah sambil membelah kayu,"Negri ini memiliki prajurit dan pegawai yang akan membunuh, ia pun akan mati olehnya."Waktu ia sedang berbicara ibunya melihat bahwa pemberontak itu menuju Hang Tuah samil menghunuskan kerisnya.

        Maka ibunya berteriak dari atas toko, katanya,"Hai, anakku, cepat lari ke atas toko!"Hang Tuah mendengarkan kata ibunya, iapun langsung bangkit berdiri dan memegang kapaknya menunggu amarah pemberontak itu. Pemberontak itu datang ke hadapan Hang Tuah lalu menikamnya bertubi-tubi. Maka Hang Tuah pun Melompat dan mengelak dari tikaman orang itu. Hang Tuah lalu mengayunkan kapaknya ke kepala orang itu, lalu terbelalah kepala orang itu dan mati. Maka kata seorang anak yang menyaksikannya,"Dia akan menjadi perwira besar di tanah Melayu ini."Terdengarlah berita itu oleh keempat kawannya, Hang Jebat, Hang Kesturi, Hang Lekir, dan Hang Lekui.

        Mereka pun langsung berlari-lari mendapatkan Hang Tuah. Hang Jebat dan Hang Kesturi bertanya kepadanya,"Apakah benar engkau membunuh pemberontak dengan kapak?" Hang Tuah pun tersenyum dan menjawab,"Pemberontak itu tidak pantas dibunuh dengan keris, melainkan dengan kapak untuk kayu."Kemudian karena kejadian itu, baginda raja sangat mensyukuri adanya sang Hang Tuah. Jika ia tidak datang ke istana, pasti ia akan dipanggil oleh Sang Raja. Maka Tumenggung pun berdiskusi dengan pegawai-pegawai lain yang juga iri hati kepada Hang Tuah. Setelah diskusi itu, datanglah mereka ke hadapan Sang Raja.

        Maka saat sang Baginda sedang duduk di tahtanya bersama para bawahannya, Tumenggung dan segala pegawai-pegawainya datang berlutut, lalu menyembah Sang Raja, "Hormat tuanku, saya mohon ampun dan berkat, ada banyak berita tentang penghianatan yang sampai kepada saya. Berita-berita itu sudah lama saya dengar dari para pegawai-pegawai saya."Setelah Sang Baginda mendengar hal itu, maka Raja pun terkejut lalu bertanya, "Hai kalian semua, apa saja yang telah kalian ketahui?"Maka seluruh menteri-menteri itu menjawab, "Hormat tuanku, pegawai saya yang hina tidak berani datang, tetapi dia yang berkuasa itulah yang melakukan hal ini."Maka Baginda bertitah, "Hai Tumenggung, katakana saja, kita akan membalasanya."Maka Tumenggung menjawab, "Hormat tuanku, saya mohon ampun dan berkat, untuk datang saja hamba takut, karena yang melakukan hal itu, tuan sangat menyukainya. Baiklah kalau tuan percaya pada perkataan saya, karena jika tidak, alangkah buruknya nama baik hamba, seolah-olah menjelek-jelekkan orang itu.

        Setelah Baginda mendengar kata-kata Tumenggung yang sedemikian itu, maka Baginda bertitah,"Siapakah orang itu, Sang Hang Tuah kah?"Maka Tumenggung menjawab, "Siapa lagi yang berani melakukannya selain Hang Tuah itu. Saat pegawai-pegawai hamba memberitahukan hal ini pada hamba, hamba sendiri juga tidak percaya, lalu hamba melihat Sang Tuah sedang berbicara dengan seorang perempuan di istana tuan ini. Perempuan tersebut bernama Dang Setia.

        Hamba takut ia melakukan sesuatu pada perempuan itu, maka hamba dengan dikawal datang untuk mengawasi mereka."Setelah Baginda mendengar hal itu, murkalah ia, sampai mukanya berwarna merah padam. Lalu ia bertitah kepada para pegawai yang berhati jahat itu, "Pergilah, singkirkanlah si durhaka itu!"Maka Hang Tuah pun tidak pernah terdengar lagi di dalam negri itu, tetapi si Tuah tidak mati, karena si Tuah itu perwira besar, apalagi di menjadi wali Allah. Kabarnya sekarang ini Hang Tuah berada di puncak dulu Sungai Perak, di sana ia duduk menjadi raja segala Batak dan orang hutan. Sekarang pun raja ingin bertemu dengan seseorang, lalu ditanyainya orang itu dan ia berkata, "Tidakkah tuan ingin mempunyai istri?"Lalu jawabnya, "Saya tidak ingin mempunyai istri lagi."

Teks Humor

TEKS HUMOR
1    Suatu hari di salah satu ruangan di gedung MPR/DPR. Seorang anggota dewan yang baru diangkat, tampak masih canggung, lugu dan serba kikuk.

2    Rupanya dia wakil dari daerah dan belum pernah bekerja atau punya ruangan yang megah. Beberapa saat kemudian, ada yang mengetuk pintu ruangannya.
Setelah dibuka, berdiri dihadapannya 2 orang dengan kopor besar dan segulungan kabel. "Wah..., ini pasti wartawan TV yg mau mewawancarai aku...", pikirnya dalam hati.

3    Agar tampak berwibawa dan membela rakyat, sambil melihat jam dan mengangkat telepon dia berkata: "Maaf tunggu sebentar, saat ini saya harus menghubungi ketua fraksi untuk melaporkan hasil-hasil sidang hari ini..."

4    Kemudian selama beberapa puluh menit dia menelpon dan terlibat pembicaraan tingkat tinggi, sambil sekali-sekali menyebut-nyebut 'demi rakyat' atau 'kepentingan rakyat' keras-keras. Setelah selesai sambil meletakan gagang telepon dia berkata pada dua orang tamunya tsb.
"Nah, sekarang wawancara bisa kita mulai..."

5    Kedua orang itu tampak bingung dan berpandangan satu sama lain. Akhirnya salah satunya berkata: "Maaf pak..., kami datang kesini mau memasang saluran telepon bapak..."
6    Anggota dewan tersebut terdiam tanpa kata.

Macam-macam Majas (Gaya Bahasa)

Macam-macam Majas (Gaya Bahasa)


1. Klimaks
Adalah semacam gaya bahasa yang menyatakan beberapa hal yang dituntut semakin lama semakin meningkat.
Contoh : Kesengsaraan membuahkan kesabaran, kesabaran pengalaman, dan pengalaman harapan.

2. Antiklimaks
Adalah gaya bahasa yang menyatakan beberapa hal berurutan semakin lma semakin menurun.
Contoh : Ketua pengadilan negeri itu adalah orang yang kaya, pendiam, dan tidak terkenal namanya

3. Paralelisme
Adalah gaya bahasa penegasan yang berupa pengulangan kata pada baris atau kalimat. Contoh : Jika kamu minta, aku akan datang

4. Antitesis
Adalah gaya bahasa yang menggunakan pasangan kata yang berlawanan maknanya.
Contoh : Kaya miskin, tua muda, besar kecil, smuanya mempunyai kewajiban terhadap keamanan bangsa.
Reptisi adalah perulangan bunyi, suku kata, kata atau bagian kalimat yang dianggap penting untuk memberi tekanan dalam sebuah konteks yang sesuai

5. Epizeuksis
Adalah repetisi yang bersifat langsung, artinya kata yang dipentingkan diulang beberapa kali berturut-turut.
Contoh : Kita harus bekerja, bekerja, dan bekerja untuk mengajar semua ketinggalan kita.

6. Tautotes
Ada;aj repetisi atas sebuah kata berulang-ulang dalam sebuah konstruksi.
Contoh : kau menunding aku, aku menunding kau, kau dan aku menjadi seteru

7. Anafora
Adalah repetisi yang berupa perulangan kata pertama pada setiap garis.
Contoh : Apatah tak bersalin rupa, apatah boga sepanjang masa

8. Epistrofora
Adalah repetisi yang berwujud perulangan kata atau frasa pada akhir kalimat berurutan Contoh : Bumi yang kau diami, laut yang kaulayari adalah puisi, Udara yang kau hirupi, ari yang kau teguki adalah puisi

9. Simploke
Adalah repetisi pada awal dan akhir beberapa baris atau kalimat berturut-turut.
Contoh : Kau bilang aku ini egois, aku bilang terserah aku. Kau bilang aku ini judes, aku bilang terserah aku.

10. Mesodiplosis
Adalah repetisi di tengah-tengah baris-baris atau beberapa kalimat berurutan.
Contoh : Para pembesar jangan mencuri bensin. Para gadis jangan mencari perawannya sendiri.

11. Epanalepsis
Adalah pengulangan yang berwujud kata terakhir dari baris, klausa atau kalimat, mengulang kata pertama.
Contoh : Kita gunakan pikiran dan perasaan kita.

12. Anadiplosis
Adalah kata atau frasa terakhir dari suatu klausa atau kalimat menjadi kata atau frasa pertama dari klausa berikutnya.
Contoh : Dalam baju ada aku, dalam aku ada hati. Dalam hati : ah tak apa jua yang ada.

13. Aliterasi
Adalah gaya bahasa berupa perulangan bunyi vokal yang sama.
Contoh : Keras-keras kena air lembut juga

14. Asonansi
Adalah gaya bahasa berupa perulangan bunyi vokal yang sama.
Contoh : Ini luka penuh luka siapa yang punya

15. Anastrof atau Inversi
Adalah gaya bahasa yang dalam pengungkapannya predikat kalimat mendahului subejeknya karena lebih diutamakan.
Contoh : Pergilah ia meninggalkan kami, keheranan kami melihat peranginya.

16. Apofasis atau Preterisio
Adalah gaya bahasa dimana penulis atau pengarang menegaskan sesuatu, tetapi tampaknya menyangkal.
Contoh : Saya tidak mau mengungkapkan dalam forum ini bahwa saudara telah menggelapkan ratusan juta rupiah uang negara

17. Apostrof
Adalah gaya bahasa yang berbentuk pengalihan amanat dari para hadirin kepada sesuatu yang tidak hadir.
Contoh : Hai kamu semua yang telah menumpahkan darahmu untuk tanah air bercinta ini berilah agar kami dapat mengenyam keadilan dan kemerdekaan seperti yang pernah kau perjuangkan

18. Asindeton
Adalah gaya bahasa yang menyebutkan secara berturut-turut tanpa menggunakan kata penghubung agar perhatian pembaca beralih pada hal yang disebutkan.
Contoh : Dan kesesakan kesedihan, kesakitan, seribu derita detik-detik penghabisan orang melepaskan nyawa.

19. Polisindeton
Adalah gaya bahasa yang menyebutkan secara berturut-turut dengan menggunakan kata penghubung.
Contoh : Kemanakah burung-burung yang gelisah dan tak berumah dan tak menyerah pada gelap dan dingin yang merontokkan bulu-bulunya?

20. Kiasmus
Adalah gaya bahasa yang terdiri dari dua bagian, yang bersifat berimbang, dan dipertentangkan satu sama lain, tetapi susunan frasa dan klausanya itu terbalik bila dibandingkan dengan frasa atau klausa lainnya.
Contoh : Semua kesabaran kami sudah hilang, lenyap sudah ketekunan kami untuk melanjutkan usaha itu.

21. Elipsis
Adalah gaya bahasa yang berwujud menghilangkan suatu unsur kalimat yang dengan mudah dapat diisi atau ditafsirkan sendiri oleh pembaca.
Contoh : Risalah derita yang menimpa ini.

22. Eufimisme
Adalah gaya bahasa penghalus untuk menjaga kesopanan atau menghindari timbulnya kesan yang tidak menyenangkan.
Contoh : Anak ibu lamban menerima pelajaran

23. Litotes
Adalah gaya bahasa yang dipakai untuk menyatakan sesuatu dengan tujuan merendahkan diri
Contoh : Mampirlah ke gubukku!

24. Histeron Proteron
adalah gaya bahasa yang merupakan kebailikan dari sesuatu yang logis atau kebalikan dari sesuatu yang wajar.
Contoh : Bila ia sudah berhasil mendaki karang terjal itu, sampailah ia di tepi pantai yang luas dengan pasir putihnya

25. Pleonasme
Adalah gaya bahasa yang memberikan keterangan dengan kata-kata yang maknanya sudah tercakup dalam kata yang diterangkan atau mendahului.
Contoh : Darah merah membasahi baju dan tubuhnya

26. Tautologi
Adalah gaya bahasa yang mengulang sebuah kata dalam kalimat atau mempergunakan kata-kata yang diterangkan atau mendahului.
Contoh : Kejadian itu tidak saya inginkan dan tidak saya harapkan

27. Parifrasis
Adalah gaya bahasa yang menggantikan sebuah kata dengan frase atau serangkaian kata yang sama artinya.
Contoh : Kedua orang itu bersama calon pembunuhnya segera meninggalkan tempat itu

28. Prolepsis atau Antisipasi
Adalah gaya bahasa dimana orang mempergunakan lebih dahulu kata-kata atau sebuah kata sebelum peristiwa atau gagasan yang sebenarnya terjadi.
Contoh : Keua orang tua itu bersama calon pembunuhnya segera meninggalkan tempat itu.

29. Erotesis atau Pertanyaan Retoris
Adalah pernyataan yang dipergunakan dalam pidato atau tulisan dengan tujuan untuk mencapai efek yang lebih mendalam dan penekanan yang wajar, dan sama sekali tidak menghendaki adanya suatu jawaban.
Contoh : inikah yang kau namai bekerja?

30. Silepsis dan Zeugma
Adalah gaya dimana orang mempergunakan dua konstruksi rapatan dengan menghubungkan sebuah kata dengan dua kata yang lain sebenarnya hanya salah satunya mempunyai hubungan sebuah kata dengan dua kata yang lain sebenarnya hanya salah satunya mempunyai hubungan dengan kata pertama.
Contoh : ia menundukkan kepala dan badannya untuk memberi hormat kepada kami.

31. Koreksio atau Epanortosis
Adalah gaya bahasa yang mula-mula menegaskan sesuatu, tetapi kemudian memperbaikinya.
Contoh : Silakan pulang saudara-saudara, eh maaf, silakan makan.

32. Hiperbola
Adalah gaya bahasa yang memberikan pernyataan yang berlebih-lebihan.
Contoh : Kita berjuang sampai titik darah penghabisan

33. Paradoks
Adalah gaya bahasa yang mengemukakan hal yang seolah-olah bertentangan, namun sebenarnya tidak karena objek yang dikemukakan berbeda.
Contoh : Dia besar tetapi nyalinya kecil.

34. Oksimoron
adalah gaya bahasa yang mengandung pertentangan dengan mempergunakan kata-kata yang berlawanan dalam frasa yang sama.
Contoh : Keramah-tamahan yang bengis

35. Asosiasi atau Simile
Adalah gaya bahasa yang membandingkan suatu dengan keadaan lain yang sesuai dengan keadaan yang dilukiskannya.
Contoh : Pikirannya kusut bagai benang dilanda ayam

36. Metafora
Adalah gaya bahasa yang membandingkan suatu benda tertentu dengan benda lain yang mempunyai sifat sama.
Contoh : Jantung hatinya hilang tiada berita

37. Alegori
adalah gaya bahasa yang membandingkan kehidupan manusia dengan alam.
Contoh : Iman adalah kemudi dalam mengarungi zaman.

38. Parabel
Adalah gaya bahasa parabel yang terkandung dalam seluruh karangan dengan secara halus tersimpul dalam karangan itu pedoman hidup, falsafah hidup yang harus ditimba di dalamnya.
Contoh : Cerita Ramayana melukiskan maksud bahwa yang benar tetap benar

39. Personifikasi
Adalah gaya bahasa yang mengumpamakan benda mati sebagai makhluk hidup.
Contoh : Hujan itu menari-nari di atas genting

40. Alusi
Adalah gaya bahasa yang menghubungkan sesuatu dengan orang, tempat atau peristiwa.
Contoh : Pkartini kecil itu turut memperjuangkan haknya

41. Eponim
Adalah gaya dimana seseorang namanya begitu sering dihubungakan dengan sifat tertentu, sehingga nama itu dipakai untuk menyatakan suatu sifat tertentu sehingga nama itu dipakai untuk menyatakan sifat itu.
Contoh : Hellen dari Troya untuk menyatakan kecantikan.

42. Epitet
Adalah gaya bahasa yang menyatakan suatu sifat atau ciri yang khusus dari seseorang atau sesuatu hal.
Contoh : Lonceng pagi untuk ayam jantan.

43. Sinekdoke
- Pars Pro Tato
Adalah gaya bahasa yang menyebutkan sebagian hal untuk menyatakan keseluruhan. Contoh : Saya belum melihat batang hidungnya
- Totem Pro Parte
Adalah gaya bahasa yang menyebutkan seluruh hal untuk menyatakan sebagian. Contoh : Thailand memboyong piala kemerdekaan setelah menggulung PSSi Harimau

44. Metonimia
Adalah gaya bahasa yang menggunakan nama ciri tubuh, gelar atau jabatan seseorang sebagai pengganti nama diri. Contoh : Ia menggunakan Jupiter jika pergi ke sekolah

45. Antonomasia
Adalah gaya bahasa yang menyebutkan sifat atau ciri tubuh, gelar atau jabatan seseorang sebagai pengganti nama diri. Contoh : Yang Mulia tak dapat menghadiri pertemuan ini.

46. Hipalase
Adalah gaya bahasa sindiran berupa pernyataan yang berlainan dengan yang dimaksudkan. Contoh : ia masih menuntut almarhum maskawin dari Kiki puterinya (maksudnya menuntut maskawin dari almarhum)

47. Ironi
Adalah gaya bahasa sindiran berupa pernyataan yang berlainan dengan yang dimaksudkan. Contoh : Manis sekali kopi ini, gula mahal ya?

48. Sinisme
adalah gaya bahasa sindiran yang lebih kasar dari ironi atau sindiran tajam
Contoh : Harum bener baumu pagi ini

49. Sarkasme
Adalah gaya bahasa yang paling kasar, bahkan kadang-kadang merupakan kutukan.
Contoh : Mampuspun aku tak peduli, diberi nasihat aku tak peduli, diberi nasihat masuk ketelinga

50. Satire
Adalah ungkapan yang menertawakan atau menolak sesuatu.
Contoh : Ya, Ampun! Soal mudah kayak gini, kau tak bisa mengerjakannya!

1. Inuendo
Adalah gaya bahasa sindiran dengan mengecilkan kenyataan yang sebenarnya.
Contoh : Ia menjadi kaya raya karena mengadakan kemoersialisasi jabatannya

52. Antifrasis
Adalah gaya bahsa ironi yang berwujud penggunaan sebuah kata dengan makna sebaliknya, yang bisa saja dianggap sebagai ironi sendiri, atau kata-kata yang dipakai untuk menangkal kejahatan, roh jahat, dan sebagainya.
Contoh : Engkau memang orang yang mulia dan terhormat

53. Pun atau Paronomasia
Adalah kiasan dengan menggunakan kemiripan bunyi.
Contoh : Tanggal satu gigi saya tinggal satu
54. Simbolik
Adalah gaya bahasa yang melukiskan sesuatu dengan mempergunakan benda-benda lain sebagai simbol atau perlambang.
Contoh : Keduanya hanya cinta monyet.

55. Tropen
Adalah gaya bahasa yang menggunakan kiasan dengan kata atau istilah lain terhadap pekerjaan yang dilakukan seseorang.
Contoh : Untuk menghilangkan keruwetan pikirannya, ia menyelam diri di antara botol minuman.

56. Alusio
Adalah gaya bahasa yang menggunakan pribahasa atau ungkapan.
Contoh : Apakah peristiwa Turang Jaya itu akan terulang lagi?

57. Interupsi
adalah gaya bahasa yang menggunakan kata-kata atau bagian kalimat yang disisipkan di dalam kalimat pokok untuk lebih menjelaskan sesuatu dalam kalimat.
Contoh : Tiba-tiba ia-suami itu disebut oleh perempuan lain.

58. Eksklmasio
Adalah gaya bahasa yang menggunakan kata-kata seru atau tiruan bunyi.
Contoh : Wah, biar ku peluk, dengan tangan menggigil.

59. Enumerasio
Adalah beberapa peristiwa yang membentuk satu kesatuan, dilukiskan satu persatu agar tiap peristiwa dalam keseluruhannya tanpak dengan jelas.
Contoh : Laut tenang. Di atas permadani biru itu tanpak satu-satunya perahu nelayan meluncur perlahan-lahan. Angin berhempus sepoi-sepoi. Bulan bersinar dengan terangnya. Disana-sini bintang-bintang gemerlapan. Semuanya berpadu membentuk suatu lukisan yang haromonis. Itulah keindahan sejati.

60. Kontradiksio Interminis
Adalah gaya bahasa yang memperlihatkan sesuatu yang bertentangan dengan apa yang telah dikemukakan sebelumnya.
Contoh : semuanya telah diundang, kecuali Sinta.

61. Anakronisme
Adalah gaya bahasa yang menunjukkan adanya ketidak sesuaian uraian dalam karya sastra dalam sejarah, sedangkan sesuatu yang disebutkan belum ada saat itu.
Contoh : dalam tulisan Cesar, Shakespeare menuliskan jam berbunyi tiga kali (saat itu jam belum ada)

62. Okupasi
Adalah gaya bahasa yang menyatakan bantahan atau keberatan terhadap sesuatu yang oleh orang banyak dianggap benar.
Contoh : Minuman keras dapat merusak dapat merusak jaringan sistem syaraf, tetapi banyak anak yang mengkonsumsinya.

63. Resentia
Adalah gaya bahasa yang melukiskan sesuatu yang tidak mengatakan tegas pada bagian tertentu dari kalimat yang dihilangkan.
Contoh : “Apakah ibu mau….?”

All About PHP (Pemberi Harapan Palsu)

PHP (Pemberi Harapan Palsu)

Harapan adalah awal dari kenyataan. Kalo kita gak pernah berharap, hidup bakal flat. Gimana kalo harapan yg dikasih itu PALSU / GAK PERNAH ADA (?)
Nah.. PHP sebenernya udah ada sejak gue dan lo lahir. *bakar menyan*

PHP itu adalah..
Seseorang yg ngasih mimpi-mimpi ke orang lain tapi mimpi itu sengaja / tidak sengaja dibiarkan tetap menjadi MIMPI.
Orang PHP itu biasanya ditaksir banyak orang / naksir banyak orang.
Karena ditaksir banyak orang, dia jadi lebih mudah nyari orang yg terbaik dari yang terbaik karena emang banyak yg mampir.
Bisa juga karena dia naksir banyak orang yang pada akhirnya bikin dia bingung harus milih yang mana. Dan disaat itulah terjadi proses PHP!!

Nah, perlu lo inget, kata-kata manis belum tentu berarti dia suka, perhatian belum tentu dia sayang, deket sama dia bukan berarti jarak antara hati lo dan hati dia juga “deket”

Menurut gue nih, lo bakal jadi KORBAN PHP kalo dia udah ngelakuin hal kek gini nih:
1.    Ngumbar kata manis.  Contoh: gue gakbisa hidup tanpa lo, jangan pergi yaa.
2.    Janji-janji di bibir. Janjinya sih ini itu, tapi NANTI-NANTI terus ditepatinnya.

Nb: gue pernah ngalamin itu semua kok :’D

Jadi gimana biar gak kena jebakan PHP (?)

1.    Lo mesti jadi pribadi yg pinter.PHP itu awalnya terlihat nyata, tapi lama-lama palsu. Gimana cara liatnya kalo itu palsu????
Harapan palsu itu awalnya terlihat NYATA. Karena itu jangan mudah percaya dan terpaku sama apa yang pernah dia bilang, tapi liat dari apa yang pernah dia buat untuk lo. Dan bandingin apa yang dia bilang itu lebih banyak terwujud / lebih banyak di bibir doang? Liat itu lewat tindakan nyata yang bener-bener nyata, yaitu “PENGORBANAN”
2.    Pahami dia lagi deket sama siapa aja dan liat posisi lo di kehidupan dia itu gimana.

Kalo lo barusan aja di PHP in,  gue tau lo rasanya ....................
Pengen lempar sambel ijonya nasi padang ke muka dia. Tapi itu adalah sebuah pengalaman. Biasanya setelah di PHP in, ada orang yang semakin pasrah, ada orang yang jadi lebih pinter lihat kondisi.
Jangan pasrah sama keadaan. Kalo gitu terus, kebahagiaan lo diinjek orang lain terus, diambil orang lain terus. Tapi inget, kalo lo merasa di PHP in, sebisa mungkin jangan bales dendam, tapi gertak aja. Karena nanti pasti bakal ada yang balesin. Kalo lo bales dendam, nanti ada yang balesin lo lagi. Kan gak enak kalo muter-muter terus gitu!

Buat yang pernah di PHP in..
jangan mudah percaya akan kata-kata. Percayalah pada tindakan yang berupa PENGORBANAN. Karena dia akan berkorban untuk orang yang dia sayang. Kalo dia saking niatnya juga bikin pengorbanan palsu, di gila!

Dan untuk para PHP..
Tinggalin dia. Dia terlalu berharga untuk disakiti. Dia berhak bahagia. Karena lo tau gaaakkk?? Berapa waktu yang udah dia habisin untuk lo? Seengaknya dia bisa pake waktu itu untuk hal lain yang lebih berguna. Lo udah ngambil hal yang berharga buat dia, WAKTU DAN PERASAANNYA!!

Macam-macam Wacana

Kita tentu sering membaca artikel dalam sebuah media massa. Artikel yang Anda baca tersebut kadang berbentuk iklan, reportase lalu lintas selama lebaran, laporan jurnalistik perkembangan politik, ataupun kejadian kecelakaan di jalan.  Nah artikel-artikel tersebut dapat disebut dengan wacana.
Tentu Anda bertanya, apakah yang dimaksud dengan wacana?
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2008), wacana adalah satuan bahasa terlengkap yang direalisasikan dalam bentuk karangan atau laporan utuh, seperti novel, buku, artikel, pidato atau khotbah. Sementara itu, wacana juga dapat diartikan sebagai sebuah tulisan yang teratur menurut urut-urutan yang semestinya atau logis.  Ragam wacana:
1. Wacana argumentasi
2. Wacana eksposisi
3. Wacana persuasi
4. Wacana deskripsi
5. Wacana narasi
Wacana argumentasi adalah wacana yang bertujuan mempengaruhi pembaca agar dapat menerima ide, pendapat, atau pernyataan yang dikemukakan penulisnya. Untuk memperkuat ide atau pendapatnya, penulis wacana argumentasi menyertakan data-data pendukung. Tujuannya, pembaca menjadi yakin atas kebenaran yang disampaikan penulis.
Dalam wacana argumentasi, biasanya ditemukan beberapa ciri yang mudah dikenal. Cirri-ciri tersebut misalnya :
1.      Ada pernyataan, ide, atau pendapat yang dikemukakan penulisnya
2.      Ada alasan, data, atau fakta yang mendukung
3.      Pembenaran berdasarkan data dan fakta yang disampaikan.

Wacana Eksposisi adalah salah satu bentuk tulisan atau retorika yang berusaha  menerangkan dan menguraikan suatu pokok pikiran yang dapat memperluas pandangan atau pengetahuan seseorang yang membaca uraian tersebut. mempergunakan gaya yang bersifat informasi. Gaya ini hanya berusaha untuk menguraikan sejelas-jelasnya objeknya,  sehingga pembaca dapat menangkap apa yang dimaksud oleh penulis. Eksposisi ditulis dalam bahasa berita.
Wacana persuasi adalah wacana yang berisi imbauan atau ajakan kepada orang lain untuk melakukan sesuatu seperti yang diharapkan oleh penulisnya.
Wacana deskripsi adalah wacana yang menggambarkan sesuatu dengan jelas dan terperinci. Wacana deskripsi bertujuan melukiskan atau memberikan gambaran terhadap sesuatu dengan sejelas-jelasnya sehingga pembaca seolah-olah dapat melihat, mendengar, membaca atau merasakan hal yang dideskripsikan. Oleh sebab itu deskripsi yang baik adalah deskripsi yang dilengkapi dengan hal-hal yang dapat merangsang panca indra.
Wacana Narasi adalah salah satu jenis wacana yang menceritakan / mengisahkan sesuatu peristiwa secara berurutan berdasarkan urutan kejadiannya. Dengan demikian wacana jenis ini tidak bermaksud untuk mempengaruhi seseorang melainkan hanya menceritakan sesuatu kejadian yang telah disaksikan, dialamin dan didengar oleh pengarang (penulisnya). Narasi dapat bersifat fakta atau fiksi (cerita rekaan). Narasi yang bersifat fakta, antara lain biografi dan autobiografi, sedangkan yang berupa fiksi diantaranya cerpen dan novel.

Mengapa Harus Ada Kata Mengeluh

                         MENGAPA HARUS ADA KATA MENGELUH ?

KETIKA KITA MENGELUH :   
Ah, mana mungkin..
Allah menjawab: “jika AKU menghendaki, cukup ku berkata “JADI” , maka jadilah” (QS.YASIN;82)

KETIKA KITA MENGELUH :
Capek banget gue..
Allah  menjawab:”....dan KAMI jadikan tidurmu untuk istirahat.” (QS.AN-NABA;9)

KETIKA KITA MENGELUH :   
Berat banget yaa, gak sanggup rasanya..
Allah menjawab:”AKU tidak membebani seseorang, melainkan sesuai kesanggupan.”(QS.AL-BAQARAH;286)

KETIKA KITA MENGELUH :
Stres nih.. panik..
Allah menjawab:”hanya dengan mengingatku hati akan menjadi tenang.”(QS.AR-RO’D;28)

KETIKA KITA MENGELUH :
Yaaah, ini mah semua bakal sia-sia..
Allah menjawab:”barang siapa yg mengerjakan kebaikan sebesar biji dzarah sekalipun, niscaya ia akan melihat balasannya.”(QS.AL-ZALZALAH;7)

KETIKA KITA MENGELUH :
Gile aje, gue sendirian.. gak ada seorangpun yg mau bantuin..
Allah menjawab:”berdoalah (mintalah) kepadaKU, niscaya aku kabulkan untukmu.”(QS.AL-MUKMIN;60)

KETIKA KITA MENGELUH :   
Duh sedih banget deh gue..
Allah menjawab:”La tahzan, innallahabma’ana. Janganlah kamu berduka cita,sesungguhnya ALLAH beserta kita.”(QS.AT-TAUBAH;40)


Kita semua yg mulai galau atas perhatian Allah yg serasa jauh dari kitapadahal sebaliknya Allah dekat selalu.. (QS.AL-BAQARAH;186)

Janji MPK

JANJI SEORANG MPK
(Majelis Permusyawaratan Kelas)

     Atas dasar kehormatan, saya berjanji :
1.    Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
2.    Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, Pancasila serta Undang-Undang Dasar 1945
3.    Akan menjalankan tugas saya dengan jiwa persatuan dan kesatuan atas dasar kekeluargaan
4.    Berani membela kebenaran dan keadilan
5.    Menempatkan persatuan dan kesatuan serta kepentingan bersama diatas kepentingan pribadi atau golongan
6.    Mengutamakan musyawarah, menghormati dan menjunjung tinggi setiap keputusan
7.    Mentaati tata tertib, baik tata tertib sekolah maupun tata tertib kelas
8.    Menetapkan petunjuk dan peraturan kelas sebagaimana mestinya
9.    Menyalurkan apresiasi warga kelas dan membangun hubungan kerjasama dengan sekolah, OSIS, maupun organisasi dibawah OSIS



Semoga Tuhan Yang Maha Esa meridhoi janji saya ini dengan taufik dan hidayahNya.

Contoh Proposal

                                          Proposal pagelaran musik nusantara
A.    Latar Belakang
Dalam rangka untuk meningkatkan kualitas kecintaan remaja SMPN 1 Bangkalan terhadap musik-musik nusantara yang kini sudah luntur dihati remaja zaman sekarang.
    Oleh karena itu, dengan adanya “Pagelaran Musik Nusantara” dapat meningkatkan kecintaan terhadap musik-musik nusantara.

B.    Nama Kegiatan
Kegiatan ini diberi nama “GENSANIMUNTARA”
(Gebyar Nuansa Seni Musik Nusantara)

C.    Landasan Kegiatan
-    Program pembelajaran mata pelajaran kesenian.
-    Program kerja tahunan OSIS SMP Negeri 1 Bangkalan.

D.    Tujuan Kegiatan
-    Memberikan wadah bagi siswa untuk mengekspresikan diri.
-    Memperkenalkan musik nusantara kepada khalayak umum.
-    Meningkatkan kecintaan terhadap musik nusantara.

E.    Waktu & Tempat
1.    Waktu    : Minggu, 31 Maret 2013
  Pukul 09.00 – selesai
2.    Tempat    : Ruang Gedung Aula Merdeka jl. Letnan Sunarto – Bangkalan

F.    Susunan Panitia
1.    Pelindung         : Drs. H. K.H Anwari M.Pd
2.    Pembina        : Puji Lestari S.Pd
3.    Ketua        : M.Bima Kurnia H.
4.    Wakil Ketua        : Yusrina Tsabita F.
5.    Sekretaris        : Anggraini Puspita S.
6.    Bendahara        : Bahri Ghozali
7.    Seksi-seksi        :
a.    Seksi Perlengkapan    : Aditya Tri Ananda
 Nandiko Putra R.
b.    Seksi Dekorasi        : Celine Dalia
  Adelia Shintya W.
c.    Pentas            : Faisal Abdi P.
  Rafly Arga Kusuma
d.    Protokol        : Gilang Adi P.
  Vivi Rizky H.
e.    Seksi Konsumsi        : Erlita Arisanti
  Adinda Ursila I.
f.    Dokumentasi        : Lina Nur Faza
  Maulidina Kusuma W.

G.    Susunan Acara
1.    Pembukaan
2.    Sambutan
3.    Musik Patrol
4.    Grup Band
5.    Musikalisasi Puisi
6.    Drama
7.    Tarian Daerah
8.    Solo Song
9.    Games
10.    Penutup

H.    Rencana Anggaran
1.    Pengeluaran
a.    Administrasi        Rp.   20.000,00
b.    Dekorasi        Rp.   50.000,00
c.    Publikasi        Rp.   50.000,00
d.    Dokumentasi        Rp.   30.000,00
e.    Konsumsi        Rp. 500.000,00
f.    Perlengkapan        Rp. 100.000,00
g.    Lain-lain        Rp.   50.000,00        +
Jumlah         Rp. 800.000,00

2.    Sumber Dana
a.    Bantuan Sekolah    Rp. 500.000,00
b.    Dana OSIS        Rp. 100.000,00
c.    Donatur            Rp. 200.000,00        +
Jumlah            Rp. 800.000,00

I.    Penutup
Demikianlah proposal Pagelaran Musik Nusantara SMP Negeri 1 Bangkalan. Kami berharap kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Oleh karena itu, partisipasi dan inspirasi dari semua pihak baik moriil maupun materiil sangat kami harapkan demi terwujudnya kegiatan ini.
    Bangkalan, 1 Maret 2013
         Ketua,                                            Sekretaris,

M.Bima Kurnia H.                                 Anggraini Puspita S.

Menyetujui,
     Kepala Sekolah,                                Guru Kesenian,


Drs. H. AKH. Anwari M.Pd                                    Puji Lestari, S.Pd
NIP                                                    NIP

Dimanakah Waktu Palig Berharga Itu Hilang

Dimanakah waktu paling berharga itu hilang?

Aku terbangun dari tidurku. Disaat semua masih terlelap dibalik selimut. Ingin kupejamkan kedua mataku ini, namun tak berhasil juga. Dan disaat itulah sesungguhnya sebuah waktu yg paling berharga di kehidupan kita. Allah SWT turun ke langit pertama dan berseru:masih adakah hambaku yg memohon kepadaku akan aku kabulkan dan siapa yg meminta kepadaku, akan aku beri..(HR.Ahmad dengan Sanad Sahih)
Dan disaat itulah musuh manusia yg paling utama bergerilya membujuk kita melalui semua lubang pori2 dan dimana darah mengalir tuk bisa menjerumuskan manusia hingga menjadi temannya kelak di neraka. Yap, setan akan berbisik dikedua telinga kita, balikkan tubuhmu kekiri&kekanan,namun hingga disaat itulah timbul dipikiran kita tuk melakukan sholat. Disanalah setan yg berbisik, ambillah surat kabar/keluarlah kehalaman rumahmu sejenak rasakan semilir & sejuknya angin dini hari. Hingga tanpa terasa & kita sadari waktu terus merambah fajar hingga hilanglah saat2 sholatul tahajjud. Sungguh merugilah kita wahai muslim.. dan setan akan tertawa terbahak-bahak dengan kemenangannya.
Demikianlah sedikit berbagi dari sebuah renungan malam jumat yg agung, setan akan berbagai cara memalingkan kita dari ibadah sunnah yg paling berharga&menyia-nyiakan waktunya utk sesuatu yg tidak bermanfaat. Mengabaikan sebuah menit yg sangat berarti. Hingga saat kita sadari yg tidak merasakan kehilangannya kecuali kita berbaring diatas ranjang kematian & hari kiamat nanti ..
Naudzubillah .........